Selasa, 23 November 2021

KERINDUAN SUKMA

 


Ilustrasi Pinterest


Albert Mandat

 

Di kala ku ingingkan sukmaku berteduh, ragaku menggerutu pada sebuah kisah

kisah yang mengukir tapak jejakku pada sebuah jalan buntu yang dilapisi dengan batu kekejaman,

aku ingin mengumandang pada Tuhan, bahwa aku tersiksa,

wa hai… Sang Kalik Agung, kumohonkan percikan cahaya pengampunan jika murka-Mu menghampiriku

 

Dalam kepenuhan iman, Engkau tetap mengasihi aku dan seluruhnya yang dapat menyejukkan jiwaku,

Engkau bagaikan sepoi angin, dan desiran ombak serta gemercik air yang seakan mengangkatku pada peraduan dengan makna mendalam

Tuhan…sanubariku aman, tenang dan damai dalam dekapan kasihMu yang Agung

Akupun tahu sekarang, bahwa Engkau begitu mengasihiku dan aku menanti SurgaMu dalam hidupku

 

Dalam nadar kepatuhan, kumohon berpalinglah menatap aku dalam keintiman hati batin

Sebab setiap tarikan nafas dan desahan kataku, aku akan selalu mengumandangkan pujian kepada-Mu

Ya Tuhan…Surgaku adalah kepunyaanMu, ku mohon sekali lagi dekapkan aku

Agar segala kegundaan hatiku menjadi telaga kebiruan yang penuh kedamaian dan kebahagian.

 

Tuhan, Engkau ada,

Sukmaku, damai

 

Albert Mandat Mahasiswa semester 7 STFK Ledalero, Maumere, Flores-NTT.

0 Komentar:

Posting Komentar

Berlangganan Posting Komentar [Atom]

<< Beranda