KERINDUAN SUKMA
Albert Mandat
Di kala ku ingingkan
sukmaku berteduh, ragaku menggerutu pada sebuah kisah
kisah yang mengukir
tapak jejakku pada sebuah jalan buntu yang dilapisi dengan batu kekejaman,
aku ingin mengumandang
pada Tuhan, bahwa aku tersiksa,
wa hai… Sang Kalik
Agung, kumohonkan percikan cahaya pengampunan jika murka-Mu menghampiriku
Dalam kepenuhan iman,
Engkau tetap mengasihi aku dan seluruhnya yang dapat menyejukkan jiwaku,
Engkau
bagaikan
sepoi angin, dan desiran
ombak serta gemercik air yang seakan
mengangkatku
pada peraduan dengan makna mendalam
Tuhan…sanubariku aman,
tenang dan damai dalam dekapan kasihMu yang Agung
Akupun tahu sekarang,
bahwa Engkau begitu mengasihiku dan aku menanti SurgaMu dalam hidupku
Dalam nadar kepatuhan,
kumohon berpalinglah menatap aku dalam keintiman hati batin
Sebab setiap tarikan
nafas dan desahan kataku, aku akan selalu mengumandangkan pujian kepada-Mu
Ya Tuhan…Surgaku adalah
kepunyaanMu, ku mohon sekali lagi dekapkan aku
Agar segala kegundaan hatiku
menjadi telaga kebiruan yang penuh kedamaian dan kebahagian.
Tuhan, Engkau
ada,
Sukmaku, damai
Albert
Mandat Mahasiswa semester 7 STFK Ledalero, Maumere, Flores-NTT.

0 Komentar:
Posting Komentar
Berlangganan Posting Komentar [Atom]
<< Beranda